Saturday, 20 July 2013

Kopi Wamena Setara dengan Kopi Kelas Dunia

Sabtu , 20 Juli 2013 18:16 | Berita Utama | di PAPUACoffees.com

Blue Mountains coffee adalah salah satu kopi terbaik di dunia yang terkenal dengan karakter good acidity, intense aroma, fairly good body, clean. Ditanam di area perbukitan di bagian timur pulau Jamaika bernama Blue Mountains, perpaduan kondisi tanah, curah hujan, dan temperatur yang sesuai menghasilkan kopi berkualitas tinggi dengan rasa menawan.

Menurut sebuah sumber, Indonesia memiliki daerah penghasil kopi yang kualitasnya setara dengan Blue Mountains Coffee yaitu Wamena di Papua. Hal ini dimungkinkan karena menurut sumber tersebut bibit kopi yang ditanam dari Papua berasal dari Blue Mountains yang dibawa oleh orang Belanda pada jaman kolonial.

Saya tidak begitu peduli pada keabsahan cerita tersebut. Saya sendiri belum pernah mencoba merasakan kopi dari Blue Mountains, namun buat saya kopi Papua Wamena adalah kopi terfavorit. Entah apakah kopi ini bisa mewakili rasa Blue Mountains coffee yang legendaris itu atau tidak.

Salah satu kedai kopi tempat saya mampir untuk menikmati Papua Wamena adalah Rumakopi di Jl. Suryo 20 lt. 2, Jaksel. Beda kedai kopi bisa beda rasa Wamena-nya. Dan Rumakopi menyajikan rasa kopi Papua Wamena yang pas untuk saya

Sumber : tukangkopi.com

Saturday, 13 July 2013

Pertumbuhan Ekonomi Papua di Atas Rata-Rata

Sabtu , 13 Juli 2013 18:15 | Berita Perusahaan | di PAPUACoffees.com

JAYAPURA [PAPOS] - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil menengah Syarief Hassan mengatakan rasa kebanggaannya karena pertumbuhan ekonomi Papua melebihi diatas rata-rata nasional.

“Yang membuat saya bangga, karena pertumbuhan ekonomi di Papua melebihi diatas pertumbuhan angka rata-rata nasional. Saya tau pasti pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua sekarang pada kwartal pertama sudah mencapai angka tujuh persen,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hassan dalam sambutannya pada pembukaan seminar kewirausahaan bagi mahasiswa dan Perguruan Tinggi se Jayapura /UMKM binaan Perbankan se Kota Jayapura yang berlangsung kemarin Senin (3/4) di Aula USTJ Abepura – Kota Jayapura.

Sebab jika dilihat, Pertumbuhan ekonomi secara nasional sejak lima tahun terakhir ini mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi nasional selalu diatas rata –rata enam persen. Namun untuk Papua justru melebihi angka tersebut, yakni tujuh persen.

Hal ini menurut Menkop karena kekuatannya gubernur yang saat ini dipilih adalah memiliki visi agar ekonomi Papua semakin meningkat kedepan. “Implikasinya dapat dilihat bahwa tingkat pengangguran yang terjadi Provinsi Papua jauh lebih rendah dibandingkan dengan di tingkat nasional secara rata –rata.

Namun menurutnya hal ini belumlah cukup. Untuk itu dirinya mengajak agar bersama – sama ditingkatkan ekonomi Papua. Dengan demikian program pemerintah pusat, master plan pembangunan Papua dan Papua Barat akan menjadi kenyataan kedepan yang lebih baik sesuai dengan yang direncanakan bersama.

Untuk itu menteri juga mengucapkan terima kasih terhadap acara ini karena hal ini merupakan gerakan kewirausahaan nasional, bagaimana suatu gerakan yang timbulkan oleh generasi muda Papua bagaimana menangkap peluang yang sudah diciptakan oleh pemerintah dan juga, bagaimana peluang yang betul – betul dapat diraih. Agar  generasi muda Papua bisa memberikan kontribusi selain kepada diri sendiri, juga memberikan kontribusi ekonomi kepada keluarga dan juga lingkungannya serta kepada bangsanya.

Salam Presiden SBY Saat memberikan sambutannya itu, menteri juga mengutarakan salam yang disampaikan kepala negara Presiden Susilo Bambang Yudoyono kepada generasi muda di Papua. Sebab saat ini, Pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Bagaimana meningkatkan ekonomi Papua pemerintah pusat sangat mendukung, kita ingin agar Provinsi Papua akan lebih eksis lebih meraih oportunity. Sebab  yang sekarang sudah semakin baik,”pujinya.

Seperti diketahui dalam kunjungan kerja selama sehari di Jayapura, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI Syarif Hassan juga membuka dengan resmi Gerakan Kewirausahaan Nasional 2013 Spirit of Global Enterpreneurship dengan thema "Daripada kesana kemari cari kerja lebih baik buka usaha"

Selain itu juga memberikan bantuan sosial kepada tujuh koperasi diantaranya  KSU Baliem Arabia, sebesar Rp. 100 juta.

Selain itu juga memberikan bantuan dana bagi pengembangan koperasi dan juga wanita perkasa kepada Koperasi wanita Philia – Kota Jayapura,

Koperasi Manne Manbi – Kota Jayapura. Kemudian KUD Sosiri – Kabupaten Jayapura, KUD Awur – Kabupaten Keerom dan  Koperasi Serba Usaha (KSU) Badani dari Kabupaten Keerom.

Setelah itu menteri  koperasi dan UKM didampingi Gubernur Papua  Lukas Enembe mengunjungi stand pameran usaha kecil menengah yang dikelola oleh para mahasiswa seperti stand USTJ Jayapura, Stisipol Silas Papare, Universitas Yapis, Universitas 10 Nopember dan juga stand – stand BUMD/BUMN  yang ada di Jayapura seperti Pertamina dan dunia perbankan.[tho]

Senin, 3 Juni 2013
Sumber : www.papuapos.com

KSU Baliem Arabica Export 12 Ton ke USA

Sabtu , 13 Juli 2013 12:22 | Berita Utama di PAPUACoffees.com

Jayapura – Periode Desember hingga Januari 2013 KSU ( Koperasi Serba Usaha ) Baliem Arabica berhasil melakukan Ekspor Kopi Arabica Ke Negara adi daya USA ( Amerika Serikat ) , sebanyak 12 Ton selaku eksportir tunggal Kopi Arabica Wamena. Hal tersebut merupakan pencapaian yang sempurna,sebagai pelaku usaha Pribumi Papua.

Sejak Juni 2007 dibentuk Koperasi Serba Usaha ( KSU ) kopi Arabica dengan mengusung visi dan misi salah satu mewujudkan program Nasional yaitu pemberdayaan Ekonomi kerakyatan melalui pengembangan kopi Arabica bersertifikat organic dengan standart export dengan tujuan ke Negara maju.

Hal tersebut telah dibuktikan dengan produknya yang sudah merambah ke berbagai belahan dunia selain USA ,juga cina, Swiis dan Jepang,” kata Ketua KSU Baliem Arabica kemarin bertempat di Hotel Horison Jayapura 1/3-2013. Dikatakan, di bulan April nantinya pihaknya akan mengeksport kembali ke USA lebih dari 12 ton dimana hal tersebut sesuai permintaan dari salah satu Pengusaha Lokal disana.

Untuk Area Perkebunan Kopi Arabica Organik Meliputi Mambramo tengah,lani jaya, Tolikara, Pegunungan Bintang, Puncak Jaya,Yalimo dan dan Yahokimo, menurut Selion Tempat- tempat tersebut merupakan sentra pertanian Kopi arabika mutu terbaik yang ada di papua dan guna memudahkan petani memasarkan Kopi keluar perkebunan, pihak Koperasi Baliem Arabica selalu menggunakan system jemput bola artinya setiap panen tiba pihak KSU langsung ambil ditempat tempat tersebut dari petani,hal tersebut dilakukan untuk memutus agar biaya yang dikeluarkan para petani untuk membawa hasil produksi lebih kecil , paparnya.

penjemputan bukan hanya di area perkebunan kopi Kabupaten Jayawijaya tetapi juga kekabupaten lain Di Pegunungan tengah,termasuk kabupaten Puncak jaya.

Untuk harga perliter Kopi Arabica dari Petani mencapai rp 7 ribu dari harga sebelumnya rp 5 ribu per liter, kenaikan harga tersebut dilakukan Pihak KSU bertujuan agar Kesejahteraan petani kopi semakin baik dan para petani kopi akan semakin lebih termotivasi untuk berkebun dengan lebih baik lagi sehingga mampu menghasilkan kopi unggulan yang nantinya siap bersaing di Pasar global, pungkas Selion ( Ady/don/lo1)

Sumber: BintangPapua.com

Link: http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/ekonomi/item/2174-ksu-baliem-arabica-export-12-ton-ke-usa

Tanggal: Senin, 04 Maret 2013 01:27

Friday, 12 July 2013

Wamena, Penghasil Kopi Terbaik di Dunia

Jum'at , 12 Juli 2013 12:53 | BBCoffee | dari PAPUACoffees.com

Jakarta - Menyeruput secangkir kopi hitam adalah hal yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia. Beberapa daerah pun punya kopi andalan, termasuk Wamena di Papua, yang rasanya digemari oleh seluruh dunia!

Beberapa negara identik dengan teh: Jepang, China, Mesir, Turki, Maroko, India, Sri Lanka. Tapi beberapa negara juga identik dengan kopi, salah satunya Indonesia.

Bicara tentang kopi di Indonesia, yang terbesit di benak para coffee-addict pastilah kopi luwak. Konon, kopi jenis ini adalah yang terbaik di dunia. Tapi tunggu dulu, Indonesia juga punya jenis kopi sesuai daerahnya. Masing-masing punya karakteristik lewat rasa dan aroma.

Mulailah dari wilayah paling barat. Aceh Gayo, dengan aroma memikat dan rasa asam yang tak terlalu pekat. Lalu ada kopi Lampung, kopi Bandung (dengan merk paling ternama: Aroma), kopi Toraja, kopi Bali, hingga kopi Papua.

Nah, satu daerah di Papua yang terkenal sebagai penghasil kopi adalah Wamena. Kopi bertekstur ringan, minim ampas, harum semerbak, dan tidak asam. Tak heran kopi Wamena digemari oleh seluruh dunia.

"Wamena punya daya tarik khusus sebagai penghasil kopi terbaik di dunia," tutur Wempi Wetipo, Bupati Kabupaten Jayapura di Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2012) lalu.

Kopi Wamena, lanjut Wempi, telah diekspor ke berbagai belahan dunia dan telah menjadi penyokong tetap merk kedai kopi paling ternama di dunia. Kedai kopi yang lambangnya berwarna hijau itu menggunakan kopi Wamena sebagai bahan baku utamanya.

"Kopi Papua itu enak sekali. Makanya mereka selalu beli, dan akhirnya kita jadi penyalur tetap," tambah Wempi.

Pernah mencoba kopi Wamena? Kalau belum, inilah waktu yang tepat untuk mencicipinya. Jangan lupa, awal mencicipi, jangan pakai campuran gula ke dalam cangkir kopi Anda. Biarkan semua indera Anda bekerja.

Oleh: Sri Anindiati Nursastri - Minggu, 29/07/2012 10:25 WIB  detikTravel

Search This Blog

My Blog List