Saturday, 24 August 2013

BBCoffee Punya Penyalur Resmi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

Sabtu , 24 Agustus 2013 17:59 | Berita Perusahaan | PAPUACoffees.com

Dengan ini diberitahukan kepada seluruh penikmat kopi, kafe dan restoran penyaji kopi khususnya di Pulau Jawa bahwa Koperasi Baliem Arabica dengan merek dangan kopinya BBCoffee kini telah memiliki distributor resmi untuk Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Untuk sekarang Distributor untuk Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menyediakan kopi dengan rincian harga sbb.:

Green Bean Kopi Baliem Arabica - 500 gram [Rp.90.000,-]
Green Bean Kopi Baliem Arabica - 1 kg [Rp.150.000,-]
Roasted Bean/ Sangrai Kopi Baliem Arabica 250 gram [Rp. 60.00,-]
Roasted Bean/ Sangrai Kopi Baliem Arabica 500 gram [Rp. 100.00,-]
Roasted Bean/ Sangrai Kopi Baliem Arabica 1 kg[Rp. 170.00,-]
Kopi Bubuk BBCoffee- 150 gram [Rp. 50.00,-]
Kopi Bubuk BBCoffee- 250 gram [Rp. 60.00,-]
Harga ini khusus untuk DIY sementara untuk di luar DIY akan dikirim lewat JNE, DHL, TIKI atau FeDex dan Ongkos Kirim ditanggung pembeli.

Perlu diketahui bahwa saat ini kami lebih memfokuskan diri kepada penjualan Green Bean untuk cafe dan warung, sementara untuk konsumen individu dan keluarga juga dapat membeli kopi bubuk yang telah kami produksi atau kopi sangrai (gorengan) yang telah kami proses sesuai standar produksi kopi secara internasional dan yang telah diekspor ke pasar internasional sejak tahun 2008.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

Telepon (Telkomsel): 081238301001
Telepon (IM3) : 085769223000
Email: order@papuacoffees.com
Anda juga dipersilahkan menghubungi situs-situs penjualan dan jejaring sosial kami:

http://papuamart.com
http://facebook.com/papuamart
http://twitter.com/papuamart

Terimakasih,

 KSU Baliem Arabica
Unit Pemasaran dan Penjualan Global dan Online

Friday, 23 August 2013

Potensi Kopi Arabica Organik Baliem Papua dalam Pengembangan Pangsa Pasar Ekspor

Jum'at , 23 Agustus 2013 23:49 | Ekonomi & Bisnis | PAPUACoffees.com

Potensi Kopi Arabica Organik Baliem Papua dalam Pengembangan Pangsa Pasar Ekspor Nikmatnya Kopi Arabica asal lembah Baliem Papua memiliki cirri khas tertentu dibandingkan dengan kopi lainnya। Lembah Baliem merupakan daerah tempat tinggal Suku Dani। Masyarakat adat yang diperkenalkan ke dunia luar sebagai petani pejuang. Mereka hidup bertani, namun gemar berperang. Kopi Baliem ini adalah kopi papua jenis arabika. Kopi yang memiliki ciri khasnya arabika, karakter rebusannya asam, agak berbeda dengan karakter rebusan kopi robusta yang lebih pahit. Tidak terlalu pahit karena memang arabika memiliki kadar kafein yang lebih rendah dibanding robusta. Head of Cooperative KSU Baliem Arabica; Selion Karoba mengungkapkan, September 2012 mendatang, pihaknya akan mengekspor kopi ke Amerika 18 ton. Tahun ke tahun hasil produksi kopi di Pegunungan Tengah Papua terus meningkat, pertama kita ekspor 12 ton, kemudian 14 ton dan 16 ton, selanjutnya September 2012 kita kirim ke Amerika 18 ton,ujar Selion Karoba kepada Harian Pagi Papua, di Wamena.

Pada tahun 2000 untuk luas lahan tanaman kopi di Kabupaten Jayawijaya tercatat 3.076 hektar, yang merupakan hampir setengah (42,7 persen) dari luas total (6.208 hektar) areal perkebunan kopi Provinsi Irian Jaya. Perkebunan yang keseluruhannya milik rakyat ini tersebar di Kecamatan Tiom, Bokondini, dan Asologaima. Produksi kopi Jayawijaya yang juga diekspor ke Singapura, Jepang, dan Australia ini, besarnya 316,30 ton atau setara dengan hampir setengah produksi kopi provinsi yang besarnya 740,3 ton.Selain ke Amerika lanjut Selion, pihaknya juga akan mengirim kopi ke sejumlah tempat seperti Friport dan Jakarta. Mengenai harga kopi, Selion Karoba mengatakan, harga kopi ditentukan dalam Rapat Umum Anggota (RUA) KSU Baliem Arabica, dimana tahun ini harga pembelian kopi dari petani Rp 6.000 per liter. “Kita sudah beberapa kali naikkan harga pembelian kopi, 2010 lalu harga kopi gabah (kopi dengan kulit kering) Rp 5.000 per liter, tahun ini harganya Rp 6.000 per liter, dan 2013 mendatang harganya kita naikkan menjadi Rp 7.000 per liter. Kualitas kopi dari Lembah Baliem tidak perlu lagi diragukan. Dalam berbagai tes uji citarasa yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri, sudah terbukti “Baliem Blue Coffee”atau disingkat “Bebecoffee”memiliki citarasa yang tinggi.

Terakhir pada konfrensi Asosiasi Kopi Spesial Amerika yang diikuti oleh pelaku-pelaku kopi Spesial dari seluruh dunia, kopi dari daerah ini diikutsertakan oleh Asosiasi Kopi Spesial Indonesia karena Koperasi Baliem Arabica adalah salah satu anggota organisasi itu. Berdasarkan data kopi di Kabupaten Yahukimo, Jayawijaya dan Lani Jaya cukup besar, dengan jumlah petani kopi 2007 orang dan luas lahan 1.102 ha serta kemampuan produksi 193,25 ton pertahun. Potensi produk kopi terbesar terdapat di kabupaten Jayawijaya, yaitu sebesar 138,75 ton pertahun, kemudian Lani Jaya. Pada tahun Rainforest Alliance melakukan audit terhadap Koperasi Baliem Arabika. Hal ini merupakan bagian dari program Aliansi Pembangunan Pertanian Papua (PADA) untuk pengembangan kopi di Lembah Baliem, Papua. Rainforest Alliance memiliki misi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan menjamin mata pencaharian yang berkesinambungan dengan mengubah praktek-praktek penggunaan lahan, praktek bisnis dan perilaku konsumen. (Sumber: RRI Wamena,10 April 2011,AMARTA data terkait FHKP)

Search This Blog

My Blog List