Friday, 27 November 2015

Kopi Wamena saya kenal dari internet, yang saya tahu ialah Kopi Baliem Arabica

Saya dulu waktu masih awam dengan kopi saya sudah pernah lihat tanaman kopi di berbagai tempat. Kebanyakan tanaman kopi di pedalaman Tanah Papua terletak di dekat kantor-kantor Distrik (Kecamatan) dan pada saat kita kantor pemerintah kita dapat melihat ratusan pohon ditanam di bawah pepohonan yang rindang. Ini kopi-kopi yang ditanam oleh penjajah Belanda.

Setelah Papua berada di dalam Indonesia, maka kopi-kopi itu tinggal begitu saja. Sampai-sampai ada banyak kopi yang telah tumbuh setinggi pohon-pohon asli. Kata lain tanaman kopi telah menjadi tanaman liar. Apalagi biji-biji kopi ada yang dimakan burung kasuari, ada juga yang dimakan burung kelelawar dan ada yang dimakan anak-anak saat bermain di dusun-dusun mereka. Mereka memakan manisan yang ada di bagian kulit, lalu biji kopi dibuang begitu saja.

Di tahun 2008 saya, Jhon Yonathan Kwano datang ke rumah paman saya dan menyaksikan ada pengolahan kopi yang dilakukan besar-besaran. Proses yang sama memang saya sudah lihat di Papua New Guinea, tetapi waktu di sana saya tidak pernah terpikirkan tentang kopi yang pernah saya lihat ada di Tanah Papua bagian barat, pegunungan Tengah Baliem dan sekiarnya.

Di tahun 2008 saya benar-benar melihat ke depan apa gerangan yang akan terjadi pada saat bisnis Kopi Baliem ini benar-benar masuk ke pasar global. Saya masih belum punya bayangan kopi ini namanya Kopi Wamena, yang saya tahu waktu itu ialah Kopi Baliem.

Tahun 2009 terjadi ekspor pertama ke Amerika Serikat. Waktu itu kopi yang diekspor disebut Kopi Arabika Wamena, diekspor oleh KSU Baliem Arabica.

Sayapun tertarik dan mencaritahu berita-berita tentang Kopi Baliem Ararabica. Ternyata dan terbukti di Internet, nama yang sering dicari ialah "Kopi Papua" dan "Kopi Wamena", bukan Kopi Baliem Arabica, apalagi Baliem Blue Coffee. Dari situ saya sadar bahwa Kopi Baliem Arabica ini rupanya secara luas dicari di Google.com sebagai Kopi Wamena.

Sekarang tahun 2015, saya sudah menjadi agen sales dan marketing Kopi Papua selama hampir 4 tahun, dan sekarang saya tahu bahwa yang namanya Kopi dari tanah Papua, yang ada ialah

  1. Baliem Blue Coffee, yaitu produk olahan dari Baliem Arabica;
  2. Kopi Moanemani produk dari Kabupaten Deiyai dan Dogiyai
  3. Kopi Bintang dari Kabupaten Pegunungan Bintang
  4. Kopi Mulia dari Kabupaten Puncak Jaya
  5. Kopi Tolibica dari Kabupaten Tolikara
  6. Kopi Sigri dari Sigri Coffee Estate, Papua New Guinea
  7. Kopi Goroka dan Goroka Papua New Guinea
  8. Kopi Hagen dari Mount Hagen dan sekitarnya, Papua New Guinea
Semua ini kami sebut sebagai Kopi Papua. Yang jelas Kopi Waman tidak ada, yang ada Baliem Arabica atau Baliem Blue Coffee. Dan kedepan akan di-diversifikasi dengan kopi Single Origin lainnya oleh KSU Baliem Arabica. Pada waktu itu tentu saja akan ada kebijakan perubahan secara organisasi dan secara jaringan bisnisnya.



Search This Blog

My Blog List